| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Selamat datang di blog Penerbit Wedatama Widya Sastra. Kami penerbit yang senantiasa menerbitkan buku tentang sastra, sejarah dan budaya. Motto kami “Mencerdaskan kehidupan bangsa melalui tradisi keberaksaraan” Info Layanan Pemesanan: Telp: 0217865262 Sms : 088 21017 4405 website : www.wedatamawidyasastra.com
Tampilkan postingan dengan label Penaku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Penaku. Tampilkan semua postingan
Senin, 10 September 2012
Posisi Politik Masyarakat Dalam Era Otonomi Daerah
Minggu, 09 September 2012
DPR Gagal Skandal Century Menguap
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Rabu, 05 September 2012
Akuninshouki Zettai Tariki dalam Agama Budha Jepang
Akuninshouki Zettai Tariki dalam Agama Budha Jepang
| DESKRIPSI BUKU | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Mereka yang mencapai shinjin yang sebenarnya,
Ketika mereka menyebut nama Amida
Penuh dengan Buddha dalam pemikirinnya,
Akan mendapatkan kemurahan hati yang agung
Mereka yang menyebut nama Amida sementara ada keraguan,
Janji mereka di bawah pemahaman mendasar dan konseptual
Mencapai kelahiran dan hidup selama 500 tahun,
Akan sia-sia segalanya
Puisi
di atas merupakan kutipan dari The Collected Works of Shinran Shonin.
Shinran Shonin (1173-1262) adalah salah seorang figur pemikir
representatif dari para tokoh Buddhisme Kamakura (1185-1333). Perjalanan
hidup menghantarkan Shinran Shonin menjadi seorang pemikir sekaligus
pendiri agama Buddha Jepang, Jodoshinsu, serta meletakkan dasar-dasar
sekularisasi agama Buddha Jepang. Shinran Shonin merupakan salah seorang
reformis yang pertama kali dalam sejarah Jepang membentuk kembali
pemikiran dan tradisi mendasar Buddhisme. Dia dianggap sebagai sang
reformer radikal. Tidak seorang pun bisa mempertahankan tradisi yang
hidup tanpa menggali lebih dalam sumbernya dan tidak seorangpun bisa
memperluasnya ke masa yang akan datang dengan membuat cahaya dari
tradisi yang diwarisi. Shinran menenggelamkan diri ke dalam sumber
ajaran Bumi Suci, lebih dalam dari para pelopor ajaran tersebut
sebelumnya, dan akibatnya wajar bahwa penafsiran ulangnya yang radikal
pragmatis dan menembus dunia ini melampaui ajaran Bumi Suci tradisional.
Dia menciptakan ajaran Bumi Suci dengan teguh dalam posisi mendasar
Buddhisme Mahayana.
Signifikansi pemikiran Shinran Shonin terletak pada konsep akunin shoki dan keyakinan yang bersifat zettai tariki, berkaitan erat dengan usaha manusia mendapat kyusai (penyelamatan) guna menggapai gokuraku Jodo (surga Bumi Suci).
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Kamus Mimpi
Kamus Mimpi
| DESKRIPSI BUKU | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Banyak
orang berkata bahwa mimpi merupakan "bunga-tidur", ada pula yang
mengatakan bahwa mimpi merupakan pengejawatahan pengalaman bawah sadar
yang muncul ketika sedang tidur, namun ada pula yang percaya bahwa mimpi
merupakan isyarat atau perlambang atau pertanda mengenai apa yang akan
terjadi atau apa yang akan dialami oleh si bermimpi atau yang muncul
dalam mimpi. Karena pertimbangan itulah buku kamus mimpi ini di
terbitkan.
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Selasa, 04 September 2012
Folklor Jawa Macam, Bentuk dan Nilainya
Folklor Jawa Macam, Bentuk dan Nilainya
| DESKRIPSI BUKU | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Buku ini bermaksud memberikan gambaran, khususnya kepada pemerhati folklor (Jawa) di berbagai tingkat pendidikan. Folklor merupakan sebuah jendela dunia. Kita dapat mengintip dari bilik-bilik kecil: folklor! Di dalamnya kaya kacabenggala. Kaca rasa pun ada di dalamnya, tak perlu khawatir. Menikmati folklor Jawa sama halnya kita sedang keliling dunia. Biarpun bernama folklor Jawa, sesungguhnya tetap berwajah dunia. Coba saja kalau kurang yakin. Folklor Jawa justru akan menerangi dunia. Orang yang gelap mata pada dunia dapat membaca folklor Jawa. Sebenarnya angin segar yang ditawarkan dalam folklor Jawa, meskipun ada yang masih sering menyanggah: kan itu budaya kuno. Ada pula yang menyatakan folklor merupakan refleksi jiwa tak bertanggung jawab, sebab selalu menyembunyikan penciptanya. Silakan. Bagi penulis, dengan penyembunyian pencipta itu nilai-nilai folklor justru lebih humanis. Nuansa politik dan kekuasaan yang sering memberangus pencipta akan teratasi. Pencipta justru sering lebih kreatif dan penuh dengan inovatif, mengutak-atik folklor, hingga mewujudkan karya yang estetis. Bagi sebagian orang, folklor itu menjadi darah daging. Selain mudah diingat, sebagai butir-butir pengisi waktu luang, iseng-iseng, sering bertemakan folklor. Jadi, dari yang ringan-ringan hingga folklor yang membutuhkan penafsiran jelas membutuhkan perhatian. Folklor bukan sebuah barang yang “turun dari langit”, melainkan hanya sebuah kaca bening saja. Lewat folklor orang dapat mengaca dunia. Folklor pula yang menawarkan keindahan pandangan dunia dari aneka sisi.
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
9 Ciri Negatif Manusia Indonesia
9 Ciri Negatif Manusia Indonesia
| DESKRIPSI BUKU | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Seorang cendekiawan terkenal Indonesia, Mochtar Lubis, pada tahun 1977 menyampaikan pidato tentang manusia Indonesia. Ia menyebut beberapa ciri, misalnya munafik atau hipokrit, feodal, mistis, dan malas-malasan! Pro kontra dan perdebatan panas segera bermunculan. Benarkah ciri manusia Indonesia seperti itu? Setelah lebih dari 30 tahun berlalu, Dr. Ali Akbar mencoba menjawab pertanyaan tersebut diatas. Buku ini disusun berdasarkan hasil penelitian selama 10 tahun terakhir. Adakah perubahan ciri-ciri manusia Indonesia? Adakah ciri-ciri yang dulu tidak disebut oleh Mochtar Lubis? Adakah yang menjadi ciri kita juga? Semua pertanyaan itu tertuang dalam buku ini dan dikupas dalam berbagai perspektif, khususnya dari bidang sosial budaya, serta disajikan dengan bahasa yang ringan dan sederhana, bahkan terkadang menggelitik.
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Senin, 03 September 2012
Studi Makna
Studi Makna
| DESKRIPSI BUKU | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Bahasa,
sebagai tindak komunikasi verbal, sesungguhnya merupakan kebertautan
makna antarpenutur. Ketaksamaan pemaknaan antarpenutur terjadi apabila
tatanan satuan-satuan bahasa yang digunakan tidak memenuhi kaidah yang
berlaku, karena—pada dasarnya—bahasa terdiri atas berbagai komponen yang
secara konvensional disepakati oleh pemakainya.
Buku
ini merupakan upaya untuk merunut makna bahasa, baik dari sisi
semantis, gramatikal, logika, maupun pragmatik. Setiap pokok masalah
senantiasa disertai contoh dalam bahasa Indonesia dan bahasa Jawa. Oleh
karena itu buku ini dapat digunakan siapa pun pemelajar bahasa yang
bersinggungan dengan makna bahasa.
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Hiperrealitas Dan Ruang Publik
Hiperrealitas Dan Ruang Publik
| DESKRIPSI BUKU | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Hampir tak ada manusia modern dewasa yang tidak mengenal televisi berikut aneka macam tayangannya. Kotak ajaib itu membius manusia di mana pun berada, bahkan diranah keluarga seringkali mampu "menciptakan jarak" antar anggotanya. Iklan yang ditayangkannya pun menjadi referensi baru dalam masyarakat, walaupun apa yang ditawarkan oleh iklan-iklan tersebut jauh dari kenyataan. Iklan dalam media masa, terutama televisi, menjadi hiperrealitas yang diciptakan oleh kapitalisme global.
Buku ini, sebagaimana judulnya, secara tajam mengupas gejala yang terjadi dalam masyarakat dalam kaitannya dengan media masa dalam lingkup dan sudut pandang filsafat.
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Pendidikan Kewarganegaraan
Pendidikan Kewarganegaraan
| DESKRIPSI BUKU | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Buku
ini disusun untuk menyediakan bahan ajar Mata Kuliah Pendidikan
Kewarganegaraan di Perguruan Tinggi, dengan misi membina mahasiswa
memperkuat sikap bela negara, yang dapat diwujudkan melalui perilaku
yang bernilai dasar keagamaan dan kebudayaan, bernilai kebangsaan dan
cinta tanah air, demokratis yang berkeadaban, menjadi warga negara yang
menjunjung tinggi hak asasi manusia dan memiliki daya saing,
berdisiplin, dan ikhlas berkorban dalam membangun kehidupan bangsa yang
damai berdasarkan sistem nilai Pancasila dan UUD 1945.
Buku
ini disusun berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi
Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomr 43/Dikti/Kep/2006
dengan substansi kajian yang dirancang guna menggugah pengakuan,
kesadaran, dan semangat bela negara yang secara konsepsi meliputi
filsafat Pancasila, identitas nasional, negara dan konstitusi, demokrasi
Indonesia, hak asasi manusia dan rule of law, hak dan kewajiban warga
negara, geopolitik Indonesia, dan geostrategi Indonesia.
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Kiat Menyusun Skripsi dan Strategi Belajar di Perguruan Tinggi
Kiat Menyusun Skripsi dan Strategi Belajar di Perguruan Tinggi
| DESKRIPSI BUKU | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Permasalahan
dalam penulisan karya ilmiah pada mahasiswa, secara umum, memiliki
kesamaan. Penetapan topik penelitian, masalah, dan tujuan penelitian
yang menjadi awal untuk melakukan penelitian merupakan persoalan yang
kadang justru menjadi kendala. Berangkat dari kondisi lapangan yang
ditemukan, buku ini disusun untuk membantu para calon penulis karya
ilmiah, khususnya penulisan skripsi, mengatasi kendala itu. Namun
demikian, buku ini sebenarnya tidak hanya diperuntukkan bagi mahasiswa
calon penulis skripsi saja. Buku ini justru perlu dibaca oleh mahasiswa
semenjak awal mengikuti kuliah. Penulisan skripsi bukan merupakan
kegiatan yang spontan dilakukan pada akhir masa studi. Penulisan skripsi
memerlukan proses belajar yang panjang dan pendalaman materi, teori,
serta metodologi.
Buku ini memberikan strategi-strategi yang dapat digunakan untuk mengatasi kendala-kendala dalam proses belajar.
Buku ini pun pantas dibaca oleh dosen pembimbing akademik dan pembimbing skripsi sebagai bahan pembanding.
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Metode Penelitian
Metode Penelitian
| DESKRIPSI BUKU | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Buku
“metode penelitian” telah banyak ditulis dan diterbitkan, masing-masing
dengan sudut pandang, keistimewaan, kelebihan, dan kekhasan
masing-masing. Namun demikian buku Metode Penelitian yang
ditulis oleh Sulistyo-Basuki ini tidak sekedar memperkaya khasanah
pustaka metodologi penelitian. Pengalamannya sebagai dosen, yang
kemudian menghantarkannya pada pencapaian gelar akademik tertinggi: guru
besar, di Fakultas Sastra (kini Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya)
Universitas Indonesia, menjadikannya paham betul betapa sulitnya memulai
suatu penelitian, termasuk membuat rancangan penelitian, terlebih lagi
bagi mahasiswa dan pemula. Itulah sebabnya penulisan buku ini dimulai
dengan pemahaman mengenai pengertian penelitian, dasar-dasar dan
metodologi penelitian, pengumpulan data, pembuatan rancangan penelitian,
hingga teknik penyusunan laporan penelitian, bahkan juga cara penulisan
sumber pustaka/acuan, baik sumber cetakan maupun sumber dari internet.
Oleh karena itu buku Metode Penelitian
karya Sulistyo-Basuki ini bukan saja penting bagi calon peneliti dan
peneliti pemula untuk membekali diri sebagai peneliti, tetapi juga bagi
peneliti senior untuk memperluas wawasan dan sekaligus sebagai bahan
perbandingan pada tataran metodologi.
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Manajemen Perkantoran Modern
Manajemen Perkantoran Modern
| DESKRIPSI BUKU | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Sudah waktunya kompleksitas perkantoran dalam perubahan global ini dianalisis dari berbagai perspektif. Buku Manajemen Perkantoran Modern
ini berupaya memberikan penjelasan yang lebih komprehensif dan inovatif
dengan kacamata multidisipliner. Materi yang diajukan merupakan hasil
dari kajian literatur dan pengalaman empiris tim penulis, ditambah
dengan penjabaran teori-teori yang diadopsi dari disiplin ilmu sosial.
Selain itu, buku ini melatih keterampilan teknis dalam bidang manajemen
perkantoran, mulai dari pemakaian perangkat lunak dan perangkat keras
yang berkaitan dengan perkantoran, sampai dengan manajemen yang
dibutuhkan dalam pengelolaan data perkantoran modern.
Uraian materi dirancang untuk mudah dibaca dan dipahami oleh pembaca dari kalangan umum, perusahaan, dan mahasiswa.
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Langganan:
Postingan (Atom)